UPAYA PENYULUHAN DALAM MENCEGAH BULLYING VERBAL PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.65178/elfatih.v2i2.25Keywords:
Penyuluhan, Bullying, Verbal, RemajaAbstract
Bullying saat ini marak di kalangan remaja karena mereka sedang mencari identitas diri. Masa remaja adalah periode krusial di mana mereka eksplorasi diri dan mencoba hal-hal baru. Ketika remaja tidak mampu mengendalikan emosinya, ini dapat menghasilkan perubahan perilaku seperti minat yang berbeda, emosi tidak stabil, postur tubuh buruk, dan perilaku menyimpang. Di Indonesia, angka kejadian bullying cukup tinggi, termasuk intimidasi di antara remaja dari berbagai latar belakang fisik dan psikologis. Pelaku bullying tidak hanya anak-anak berbadan besar dan kuat, tetapi juga anak-anak bertubuh kecil yang bisa dominan secara psikologis dalam lingkungan mereka. Alasan utama pelaku bullying adalah rasa kepuasan dan kekuasaan di antara teman sebaya. Dampaknya bagi korban bisa berupa gangguan mental dan fisik serius jika tidak segera dihentikan. Pemberian edukasi tentang perundungan di kalangan remaja menjadi penting untuk mencegah dan mengurangi kasus tersebut. Dengan pendidikan yang tepat, diharapkan remaja akan lebih peka terhadap dampak negatif perundungan dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung di masyarakat mereka.



